Dampak Hilirisasi Nikel Pemerintah Indonesia Terhadap Uni Eropa 2019-2021

Authors

  • Anambowo Ndruru
  • Ibnu Zulian

Abstract

Industri merupakan salah satu bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan yang ada pada masa sekarang. Adanya industri menjadi salah satu hal yang menjamin keberlangsungan kehidupan ekonomi suatu negara atau suatu wilayah. Salah satu wilayah yang sangat menggantungkan kehidupannya di berbagai macam bidang industri, namun kehidupan di industri Uni Eropa tidak selalu berjalan lancar dan terdapat berbagai macam permasalahan yang dapat mendisrupsi segala tindakan yang dilakukan di ranah industri tersebut. Seperti salah satunya adalah permasalahan kebijakan hilirisasi yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia. Kebijakan hilirisasi yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia adalah menghentikan sementara penjualan nikel ke Uni Eropa dan kembali menjualnya dalam bentuk nikel yang setengah jadi. Kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia memiliki manfaat yang sangat besar bagi negaranya, namun merupakan sebuah kerugian yang sangat besar bagi Uni Eropa, karena harus membayar nikel dengan harga yang lebih mahal dan menunggu nikel kembali dijual oleh Indonesia, mengingat nikel merupakan salah satu bahan pokok yang sangat esensial dalam menghasilkan berbagai macam barang elektronik di Eropa. Penelitian ini akan mendiskusikan bagaimana dampak yang ditimbulkan oleh kebijakan hilirisasi nikel Indonesia terhadap industri yang ada di Uni Eropa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-analitik. 

Industri merupakan salah satu bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan yang ada pada masa sekarang. Adanya industri menjadi salah satu hal yang menjamin keberlangsungan kehidupan ekonomi suatu negara atau suatu wilayah. Salah satu wilayah yang sangat menggantungkan kehidupannya di berbagai macam bidang industri, namun kehidupan di industri Uni Eropa tidak selalu berjalan lancar dan terdapat berbagai macam permasalahan yang dapat mendisrupsi segala tindakan yang dilakukan di ranah industri tersebut. Seperti salah satunya adalah permasalahan kebijakan hilirisasi yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia. Kebijakan hilirisasi yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia adalah menghentikan sementara penjualan nikel ke Uni Eropa dan kembali menjualnya dalam bentuk nikel yang setengah jadi. Kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia memiliki manfaat yang sangat besar bagi negaranya, namun merupakan sebuah kerugian yang sangat besar bagi Uni Eropa, karena harus membayar nikel dengan harga yang lebih mahal dan menunggu nikel kembali dijual oleh Indonesia, mengingat nikel merupakan salah satu bahan pokok yang sangat esensial dalam menghasilkan berbagai macam barang elektronik di Eropa. Penelitian ini akan mendiskusikan bagaimana dampak yang ditimbulkan oleh kebijakan hilirisasi nikel Indonesia terhadap industri yang ada di Uni Eropa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-analitik.

Downloads

Published

2023-03-14

Issue

Section

Articles