Kerjasama Indonesia dengan Tiongkok di Bidang Infrastruktur Studi Kasus : PLTA Batang Toru
Abstract
Indonesia merupakan salah satu negara yang letak geografisnya berada di wilayah regional ASEAN, Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah yang terdapat didalamnya, seperti Emas, Batubara, Nikel dan lain lain. Namun perlu kita ketahui bahwa sebuah negara tidak akan bisa memenuhi kebutuhan dalam negerinya sendiri baik itu dalam kebutuhan pangan dan teknologi yang dibutuhkan oleh negara dan masyarakatnya. Oleh karena itu, Indonesia menjalin kerjasama dengan negara Tiongkok untuk dapat memanfaatkan sumber daya alam yang ada di Indonesia dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan nasional Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif dengan teknik pengumpulan data library research melalui literature penelitian sebelumnya seperti dokumen, jurnal-jurnal, website, dan situs-situs internet lainya yang berkaitan dengan permasalahan yang akan penulis teliti. Penelitian menemukan bahwa kepentingan Indonesia bekerjasama dengan Tiongkok dalam pembangunan PLTA Batang Toru antara lain adalah terciptanya pembangunan infrastruktur di Indonesia, masuknya investasi asing, munculnya teknologi baru, terbukanya lowongan pekerjaan, memenuhi kebutuhan Energi listrik di Indonesia, terciptanya energy terbarukan. Penelitian ini menyarankan kepada peneliti berikutnya untuk mengelaborasi faktor yang melatarbelakangi Indonesia mengapa belum bisa berdikari dalam mengembangkan energinya sendiri.
Kata kunci: Kepentingan Indonesia, InvestasiTiongkok, PLTA Batang Toru