Peran State Actor dan Non-State Actor dalam Gastrodiplomasi Korea Selatan di Indonesia
Keywords:
Indonesia, Korea Selatan, Aktor Non-negara, Gastrodiplomasi, Aktor NegaraAbstract
Korea Selatan merupakan sebuah negara yang mendapatkan kemerdekaannya pasca Perang Dunia II setelah peristiwa Perang Korea yang menghancurkan wilayah Korea Selatan secara signifikan setelah mendapatkan serangan mendadak dari pasukan Korea Utara yang menginvasi Korea Selatan. Setelah peristiwa itu dan mendapatkan kemerdekaan serta keamanan dari ancaman Korea Utara, Korea Selatan mulai melakukan peningkatan diri secara signifikan dengan melakukan berbagai macam cara diplomasi. Salah satu cara diplomasi yang kerap digunakan oleh pemerintahan Korea Selatan untuk memperkenalkan dan mempromosikan negaranya di dunia internasional adalah dengan menggunakan Soft Diplomacy. Sebagai catatan, hubungan diplomatik Korea Selatan dengan Indonesia dimulai pada tahun 1973. Pembukaan hubungan diplomatik Indonesia dengan Korea Selatan menjadi salah satu faktor yang menyebabkan beragam jenis dari diplomasi dilakukan. Salah satu bentuk dari diplomasi tersebut adalah gastrodiplomasi, yang dilakukan baik oleh aktor negara maupun non negara. Keberadaan gastrodiplomasi menjadi salah satu kunci kedekatan hubungan dari kedua negara dan bahwa banyak orang Indonesia yang sangat menggemari dan menyukai makanan khas Korea Selatan, yang dikenal melalui gelombang budaya yang disebarkan oleh Korea Selatan. Adapun dalam penelitian ini, peneliti akan membahas langkah dan tindakan yang dilakukan oleh aktor negara maupun non-negara dalam melakukan gastrodiplomasi dengan Indonesia. Penelitian menemukan bahwa tindakan yang dilakukan oleh aktor negara dan non-negara membawa dampak yang signifikan terhadap citra Korea Selatan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik.
Kata kunci : Indonesia, Korea Selatan, Aktor Non-negara, Gastrodiplomasi, Aktor Negara