Sistem Informasi Pengendalian Biaya Persediaan Bahan Baku Pupuk Pada PT. Bhanda Ghara Reksa (Persero) Dengan Metode Economic Order Quantity (EOQ)

Authors

  • Anisa Aprila Universitas Potensi Utama
  • Fhery Agustin Universitas Potensi Utama

Keywords:

PT Bhanda Ghara Reksa (Persero), Economic Order Quantity (EOQ), Bahan Baku

Abstract

PT Bhanda Ghara Reksa (Persero) merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak dalam bidang jasa logistik dan produksi pupuk. PT Bhanda Ghara Reksa (Persero) memproduksi beragam jenis pupuk seperti Urea, NPK, ZA, SP-36, hingga organik. Bahan baku utama pupuk adalah gas bumi, rock phosphate, sulfur, KCl, DAP, MOP, amoniak, asam sulfat, asam fosfat, dan sebagainya. Bahan baku pada perusahaan harus selalu tersedia agar proses produksi pupuk lancar, karena suatu perusahaan bisa mengelola persediaan dengan baik sehingga dapat memiliki persediaan yang optimal untuk kelancaran operasi. Dalam menghitung EOQ (Economic Order Quantity), perlu menghitung biaya pesan & biaya simpan per satu bahan baku terlebih dahulu. Biaya pemesanan disebut juga biaya yang diperlukan setiap kali melakukan pemesanan produk. Beberapa merupakan contoh biaya pemesanan yaitu biaya persiapan pemesanan, biaya pengiriman, penyelesaian pemesanan dan lainnya. Sedangkan biaya penyimpanan yaitu biaya yang terkait persediaan barang digudang. Persediaan bahan baku pupuk pada PT. Bhanda Ghara Reksa (Persero) masih menggunakan sistem semikomputerisasi yang dilakukan pendataan persediaan bahan baku pupuk ditulis di buku persediaan kemudian di input menggunakan Microsoft Excel. Kemudianpersediaan bahan baku pupuk belum terjadwal keseluruhan, dimana apabila bahan baku digudang mulai menipis, maka perusahaan melakukan pembelian bahan baku pupuk. Hal ini akan mengakibatkan di masa yang akan datang biaya operasional apabila terjadi kekurangan dana dalam melakukan pembelian yang tentunya akan berpengaruh terhadap kelancaran proses produksi.

Downloads

Published

2024-01-17

Issue

Section

Articles