Penerapan Metode Naive Bayes Untuk Menganalisis Minat Belajar
Abstract
Naïve Bayes adalah metode klasifikasi berdasarkan probabilitas yang mengasumsikan bahwa setiap variabel X adalah independen atau tidak berhubungan dengan variabel lainnya. Probabilitas dari suatu kejadian adalah antara 0 dan 1. Pada tahap pelatihan, sampel data akan dianalisis. Mis Al-Hasanah bergerak dalam bidang pendidikan dan jenjang pendidikan yang diajarkan adalah tingkat sekolah dasar (SD). Mis Al-Hasanah beralamat di Jl. Ileng Link II Gg. Nangka, Medan, Sumatera Utara. Setiap murid diajarkan sesuai dengan standar kurikulum K13, sehingga guru-guru dapat memberikan materi yang sama dengan seluruh anak-anak di indonesia. Guru-guru di Mis Al-Hasanah selain memberikan materi juga memberikan motivasi dan semangat untuk mempelajari setiap materi yang telah disampaikan. Masalah yang terjadi adalah Mis Al-Hasanah tidak dapat mengetahui minat belajar murid, sehingga Mis Al-Hasanah tidak dapat memberikan metode pengajaran yang mendongkrak minat belajar murid. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah cara yang dapat membantu Mis Al-Hasanah untuk mendiagnosa minat belajar murid. Peneliti merekomendasikan sebuah program yang dapat membantu Mis Al-Hasanah untuk dapat mengidentifikasi minat belajar siswa pada Mis Al-Hasanah. Sebuah program yang dapat digunakan oleh program profesional. Program pakar adalah program yang menggunakan pengetahuan manusia yang direkam di komputer untuk memecahkan masalah yang biasanya membutuhkan keahlian manusia. Sistem pakar digunakan untuk mendukung tugas pemecahan masalah. Penelitian ini menggunakan metode Naïve Bayes untuk mendapatkan hasil diagnosa minat belajar murid Mis Al-Hasanah. Kemudian sistem akan secara otomatis menampilkan hasil diagnosa berupa persentase hasil diagnosa dan solusinya. Dengan adanya diagnosa yang menggunakan metode Naïve Bayes maka Mis Al-Hasanah dapat dengan mudah diagnosa minat belajar murid.