Penentuan Persediaan Stok Barang Menggunakan K-Means Clustering (Studi Kasus : CV. Papaqi (Alsyifa Grafika))
Keywords:
Stationery, Penentuan persediaan , K-Means ClusteringAbstract
Dalam operasi bisnis perusahaan ini, pengelolaan persediaan stok barang menjadi hal yang penting. Ketidakcukupan stok, ketidakseimbangan, atau kesalahan dalam manentukan persediaan dapat mengakibatkan dampak negatif serius pada operasional perusahaan. Dalam mengatasi masalah ini, penelitian ini menerapkan metode K-means clustering yang bertujuan untuk mengelompokkan data dengan karakteristik yang serupa ke dalam kelompok yang sama, sementara data dengan karakteristik berbeda dikelompokkan ke dalam kelompok yang berbeda. Melalui pengelompokan data ini, dapat diidentifikasi barang-barang tersebut. Penelitian ini memiliki dua tujuan utama. Pertama, untuk membantu CV. Papaqi (Alsyifa Grafika) dalam meminimalisir kesalahan dalam perhitungan dan evaluasi persediaan stok barang. Kedua, untuk membantu perusahaan dalam memenuhi kebutuhan konsumen sesuai dengan permintaan pasar, penelitian ini memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan efisiensi operasional perusahaan dan meningkatkan kepuasan konsumen. Hasil dari penelitian ini menampikan hasil proses cluster, dari hasil proses cluster tersebut dapat diketahui barang apa saja yang sudah sangat sering terjual, sering terjual dan jarang terjual untuk menghasilkan informasi yang dapat dijadikan sebagai perencanaan dan pengendalian persediaan barang