Teknik Pengambilan Gambar One Shot Pada Film Saudara Sedarah

Authors

  • Maichel Chandra Wijaya Universitas Potensi Utama
  • Muhammad Ali Mursid Alfathoni Universitas Potensi Utama

Keywords:

Film, Cinematography, Director of Photography

Abstract

Penelitian ini tentang penciptaan film drama keluarga Saudara Sedarah dengan mayor produksi Director of Photography. Film ini bercerita tentang seorang anak laki-laki yang hidup bersama adik dan ibunya. Dimana anak laki-laki dan adiknya ini memiliki kepribadian yang sangat jauh berbeda. Sifat abang, Panji yang emosional, preman dan berpenampilan berandalan, sangat berbanding terbalik dengan adiknya yang bernama Indra, pendiam dan tertutup. Hal ini membuat Panji yang awalnya baik namun setelah ayahnya meninggal, panji mengalami Post Traumatic Stress Disorder (PTSD). Hal ini membuat perubahan karakter yang sangat terlihat tidak baik-baik saja pada panji. Sehingga adiknya atau Indra selalu berpikiran buruk tentang Panji, karena kelakuan dan kegiatan yang dilakukannya setiap hari yang timbul karena PTSD tersebut. Pada film Saudara Sedarah menggunakan teknik pengambilan gambar One shoot atau bisa juga dikatakan single shoot merupakan beberapa adegan yang ditampilkan menggunakan satu bidikan terus menerus, tanpa potongan ataupun gangguan apapun. Bidikan tunggal tersebut memberitahu lebih banyak situasi dan kondisi dalam scene tersebut. Penerapan konsep ini dimaksudkan agar penonton dapat merasakan emosional dari film
tersebut.

Downloads

Published

2024-02-12